Toleransi ditengah Ekspresi Identitas

Toleransi merupakan sebuah perilaku politis dalam membentuk sebuah masyarakat yang demokratis yang berkeadilan.
SETARA institute dan Wahid Institute berusaha untuk terus melakukan riset serta pemberdayaan terhadap kelompok masyarakat dalam memperkenalkan perilaku
toleransi di Indonesia.
Disisi lain, ada tarik menarik antara penerimaan terhadap pluralitas dengan ekpresi identitas.
Dogma dari identitas sering memaksa setiap anggotanya untuk menunjukan eksistensi nilai dan doktrin kelompok dalam ruang-ruang publik. Hal ini membuat perilaku yang mengarah pada intoleransi terbentuk. Sikap sosiosentris dan merasa identitasnya lebih unggul menjadikan sebuah kelompok menjadi radikal dan berperilaku ekstrim dalam ruang-ruang publik.
Apakah identitas kelompok harus hilang dari ruang publik? agar bisa membentuk masyarakat toleran. Ataukah biarkanlah ruang publik dipenuhi dengan ekspresi identitas sebagai bagian dari ciri demokrasi.
Tarik menarik ini membuat toleransi harus ditempatkan secara tepat, sehingga esensi identitas tidak kehilangan makna, dan penerimaan terhadap pluralitas tidak dimaknai sebagai keseragaman.
Ngopi bareng berupaya mendialektikakan hal ini dalam ragam perspektif.

Untuk memahami topik ini secara lebih mendalam, silahkan menonton diskusi lengkap Ngopi bareng.

Diskusi makin menarik, jika mendengarkan sambil sruput kopi.
Show More
1 of 13 Next
Scroll to Top